Yuk Kupas Tuntas Pola Triangle Untuk Pemula

Yuk Kupas Tuntas Pola Triangle untuk Pemula

Operatorkita.comYuk Kupas Tuntas Pola Triangle untuk Pemula. Pola segitiga adalah salah satu pola yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Artikel ini secara menyeluruh membahas semua bahan dasar tentang pola segitiga untuk pemula.

Dalam kondisi pasar yang berada dalam tren yang kuat, trader akan lebih mudah mengidentifikasi tren ke arah pergerakan harga.

Dengan kondisi pasar seperti itu, akhirnya seorang trader juga bisa lebih mudah untuk memutuskan apakah akan membuka posisi buy atau sell.

Ketika harga berada dalam tren naik, potensi keuntungan dari posisi long cenderung lebih besar. Sementara kondisi downtrend, posisi jual akan lebih menguntungkan dibandingkan posisi beli.

Namun, bagaimana jika kondisi pasar sideways atau konsolidasi? Tentu hal ini akan menyulitkan trader untuk mengambil keputusan buy atau sell.

Salah satu saran bisa dilakukan dengan trading menggunakan pola segitiga. Pola ini merupakan salah satu pola grafik yang cukup terkenal di kalangan trader profesional.

Jika Anda bisa mengenalinya, maka pola ini akan membantu mengamati aksi harga di pasar. Apa pola segitiga dan bagaimana menggunakannya? Artikel ini akan benar-benar mengeksplorasi pola segitiga untuk pemula.

Mengenal Pola Segitiga

Pola segitiga dibentuk dengan menghubungkan garis-garis pasangan mata uang dengan titik support atau resistance. Pada awal pembentukannya.

Pola segitiga terbentuk dari kisaran harga yang luas, kemudian kisaran harga menyempit dan membuat titik-titik yang bila dihubungkan akan membentuk segitiga.

Pada tampilan pada grafik Harga, garis bawah yang membentuk pola segitiga akan mewakili support, sedangkan garis atas akan mewakili resistance. Rincian dua garis akan menentukan posisi apa yang paling tepat untuk Anda buka.

Jika harga menembus garis atas atau resistance pola, maka posisi yang paling tepat adalah membeli atau membeli.

Sebaliknya, breakout pada garis bawah atau pola support triangle adalah sinyal untuk membuka posisi jual. Lalu bagaimana dasar menggunakannya?

Cara Dasar Menggunakan Pola Segitiga

Sebelum masuk ke cara menggunakan pola segitiga, ada baiknya untuk mengetahui beberapa jenis pola ini. Pada dasarnya, pola segitiga terdiri dari 3 jenis, yaitu pola segitiga simetris, pola segitiga naik, dan pola segitiga turun.

Ketiga jenis ini sebenarnya memiliki cara penggunaan yang sama, yaitu breakout trading. Namun, identifikasi ketiga pola tersebut tentu berbeda. Berikut adalah contoh mengidentifikasi dan cara dasar menggunakan setiap pola.

Pola Segitiga Simetris

Pola segitiga simetris adalah formasi harga yang terbentuk dari garis kemiringan beberapa level tinggi dan rendah, kemudian bertemu pada suatu titik hingga polanya menyerupai segitiga sama sisi atau simetris.

Dalam pola ini, harga tampaknya bergerak untuk membentuk tertinggi yang lebih rendah dan terendah yang lebih tinggi.

Dalam hal ini, pasar terlihat terkonsolidasi karena pembeli membeli dengan harga lebih tinggi dan penjual menjual dengan harga lebih rendah.

Ketika dua garis kemiringan hampir bertemu, arah pergerakan harga akan langsung breakout atau menembus salah satu garis tersebut.

Pada pola ini, Anda tidak dapat segera menentukan arah yang tepat dari breakout. Lalu bagaimana cara mendapatkan manfaatnya?

Anda dapat mengambil keuntungan dengan membuka posisi menggunakan pending buy stop order yang ditempatkan di atas high level slope line, dan pending sell stop order di bawah low level slope line.

Pola Segitiga Bullish

Pola ascending triangle adalah formasi segitiga yang terdiri dari level resistance kuat dan Garis Kemiringan dari beberapa level rendah, kemudian bertemu pada suatu titik hingga polanya menyerupai segitiga.

Dalam formasi ini, harga tampaknya membentuk posisi terendah yang lebih tinggi di dekat garis resistance yang kuat.

Formasi ini terbentuk karena penjual berpegang pada harga jual tertentu, sedangkan pembeli membeli dengan harga yang lebih tinggi hingga akhirnya mendekati harga penjual.

Ketika harga pembeli hampir sama dengan harga penjual, arah pergerakan harga akan langsung breakout atau menembus salah satu garis yang membentuk pola ascending triangle.

Biasanya, harga yang membentuk pola ini akan cenderung bergerak melalui level resistance. Namun dalam beberapa kasus, harga masih bisa berbalik dan menembus garis support yang miring ke atas.

Pola Descending Triangle

Ini adalah kebalikan dari pola ascending triangle, di mana pola ini adalah formasi segitiga yang terdiri dari garis dukungan kuat horizontal dan Garis Kemiringan beberapa tingkat tinggi, yang kemudian bertemu pada suatu titik untuk membentuk segitiga.

Dalam formasi ini, harga akan membentuk lower high hingga mendekati garis support. Ini menunjukkan bahwa harga jual bergerak turun, sementara harga beli tetap pada level tertentu.

Ketika harga penjual hampir sama dengan harga pembeli, arah pergerakan harga akan langsung breakout atau menembus salah satu garis yang membentuk pola descending triangle.

Biasanya, harga yang membentuk pola ini akan cenderung bergerak melalui level support. Namun dalam beberapa kasus, harga masih bisa berbalik dan menembus garis resistance miring ke bawah.

You May Also Like

About the Author: Ranger Jingga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page