Review Buku Parenting SehatQ “Teach Like Finland”

Finlandia merupakan salah satu negara paling bahagia di dunia dengan sistem pendidikan terbaik untuk saat ini meskipun konsep pendidikan yang masih tergolong sederhana jika dibandingkan dengan negara maju lainnya. Kunci sistem pendidikan yang ditanamkan di finlandia adalah membuat semua pihak bahagia baik peserta didik maupun guru, sehingga meskipun waktu belajar hanya sedikit namun mempunyai kualitas yang sangat maksimal.

Tingkat kebahagiaan peserta didik dan guru diraih karena sudah terlatih memiliki karakter yang baik sejak dini, sejak kecil sudah dilatih bagaimana mengantri dan menghargai orang lain, sehingga sejak dini anak di Finlandia sudah memiliki empati yang tinggi karena sudah terbiasa diperlakukan baik oleh orang tua dan para guru di sekolah.

Buku Teach Like Finland ini merupakan salah satu buku parenting yang sangat bagus dalam menjelaskan bagaimana sistem pendidikan di Finlandia yang bisa kita adopsi setidaknya mulai dari lingkup keluarga hingga masyarakat sekitar kita, dengan penjelasan penulis Timothy D. Walker yang naratif dan memiliki humor serta luwes membuat buku ini memiliki daya pikat tersendiri dengan kisah pengalaman Walker langsung ketika menjadi guru disalah satu sekolah di Finlandia.

Sedikit review dari buku Teach Like Finland ini dimana penulis mengawali dengan menceritakan kisahnya sebelum pindah ke Finlandia, ketika masih menjadi guru di suatu sekolah di Amerika, menjadi guru disana sangatlah melelahkan karena tuntutan sistem pendidikan yang mengharuskan guru harus sesempurna mungkin baik dalam persiapan mengajar hingga waktu yang dihabiskan untuk mengajar, sehingga Walker saat itu sangat sibuk, stress hingga membenci pekerjaan sebagai guru. Setelah pindah ke Finlandia dan menjadi guru juga, situasi menjadi berubah 180 derajat, yang tadinya tidak ada waktu menjadi banyak waktu luang, yang sebelumnya stress kini menjadi lebih bahagia dan mencintai pekerjaan, dengan pengalaman inilah Walker menuangkan kisahnya dan tips-tips yang sangat baik untuk pendidikan kedalam buku Teach Like Finland – 33 Strategi Sederhana Untuk Kelas yang Menyenangkan.

Bab Pertama dari buku ini mengulas tentang Kesejahteraan, dalam artian nyaman dalam belajar dan mengajar, murid dan guru butuh waktu istirahat beberapa kali dalam sehari meskipun hanya beberapa menit saja, ini sangat membantu otak dan fisik untuk segar kembali dan siap untuk menerima pelajaran-pelajaran selanjutnya. Selain itu bab ini juga mengulas tentang pentingnya Belajar sambil bergerak, Recharge sepulang sekolah, Menyederhanakan ruang, Menghirup udara segar, Masuk ke alam liar dan Menjaga kedamaian.

Bab Kedua membahas tentang Rasa Dimiliki, poin ini merupakan salah satu unsur utama dalam meraih kebahagiaan, dimana perlu dibangun emosi yang kuat antara guru dengan murid diantaranya perlunya Mengenal setiap anak, Bermain dengan murid-murid, Merayakan pembelajaran mereka, Mengejar mimpi kelas, Menghapus perisakan (bullying) dan Berkawan.

Bab ketiga lebih membahas tentang Kemandirian si murid, dimana murid dibiasakan mengurus dirinya sendiri bahkan perjalanan pulang sekolah pun dilatih agar bisa pulang sendiri menggunakan kendaraan umum. Hal-hal yang dilakukan dalam bab ini diantaranya: Mulai dengan kebebasan, Meninggalkan batas, Menawarkan pilihan, Buat rencana bersama siswa Anda, Buat jadi nyata dan Tuntutan tanggung jawab.

Bab keempat tentang Penguasaan, diantaranya adalah Ajarkan hal-hal mendasar, Gunakan buku pegangan, Manfaatkan teknologi, Memasukkan musik, Menjadi pelatih, Buktikan pembelajaran, Mendiskusikan Nilai.

Bab Kelima tentang Pola Pikir, yang didalamnya membahas tentang Mencari flow, Berkulit tebal, Kolaborasi lewat kopi, Menyambut para ahli, Melepaskan diri untuk berlibur dan Jangan lupa bahagia.

Kesimpulan dari hasil review buku parenting SehatQ “Teach Like Finland” diantaranya adalah:

  • Bahwa Kebahagiaan dalam proses belajar mengajar merupakan kunci sukses pendidikan meskipun waktu belajar cukup singkat.
  • Saling mengenal dan empati satu dengan yang lain antara guru dengan murid menjadikan nuansa saling memiliki.
  • Menyadari setiap orang berbeda dan unik sehingga cara memperlakukan mereka juga tidak bisa sama.
  • Proses mengajar Mata pelajaran tidak monoton didepan kelas saja, namun bisa dengan cara yang unik seperti drama, puisi, kunjungan langsung lokasi dan sebagainya.
  • Metode pendidikan yang cocok untuk murid dipilih oleh Guru.
  • Setiap murid bebas dan bertanggung jawab mengembangkan dirinya dengan belajar dimanapun dan kapanpun di seluruh alam semesta ini.

Leave a Reply