Jebakan Psikologis yang Harus Dihindari Para Trader Saham

Jebakan Psikologis yang Harus Dihindari Para Trader Saham

Operatorkita.com – Kali ini admin kembali membahas informasi tentang Jebakan Psikologis yang Harus Dihindari Para Trader Saham yang wajib diketahui, berikut penjelasannya di bawah ini.

Bagi kalian yang mengikuti trading saham, perlu diketahui bahwa ada beberapa jebakan psikologis yang harus dihindari ketika melakukan trading saham.

Karena jika dibiarkan, hal tersebut tentunya akan mengganggu kesehatan mental kalian dan sangat berpengaruh besar. Maka dari itu, jangan sampai terjebak dalam perangkap psikologis.

Banyak trader saham yang gagal karena terjebak oleh perangkap psikologi. Perangkap psikologi ini pun bermacam-macam. Untuk lebih detailnya, kalian bisa simak informasinya di bawah ini hingga selesai.

4 Jebakan Psikologis yang Harus Dihindari

Nh, bagi kalian yang melakukan trading saham, kalian wajib menyimak penjelasan admin di bawah ini, yaitu sebagai berikut.

1. Jebakan Anchoring

Anchoring dini bisa terjadi ketika ada saham yang dipersepsikan sangat bagus. Namun, tiba-tiba kondisi ekonomi dan bisnis membuat bisnisnya sunset dan terdisrupsi, sehingga prospek sesungguhnya kurang menarik kecuali saham itu melakukan inovasi secara bisnis. 

Namun, beberapa persepsi saham itu adalah saham bagus sehingga penurunan harga saham akibat bisnis yang sunset malah dianggap sebagai saham undervalued. Akhirnya, banyak yang mengaverage down atau mengalami kerugian.

2. Jebakan Konfirmasi

Ada rumor mengatakan bahwa saham Gudang Garam (GGRM) mengalami lonjakan. Berita tersebut disebabkan rumor akuisisi merger dengan Japan Tobacco.

Untuk itu, kalian para trader harus bersikap objektif dalam menilai fakta dan berita dari saham yang dimiliki. Jangan sampai sikapnya terkena subjektif oleh harapan kenaikan harga yang tinggi jika transaksi aksi korporasi itu benar-benar terjadi.

3. Jebakan Sunk Cost

Sunk Cost ini merupakan sebuah kondisi psikologi yang di mana manusia akan menjaga keputusan sebelumnya, meskipun bukan langkah yang benar. Misalnya, memaksakan nonton film bioskop yang ternyata kurang bagus hingga habis selama 3 jam.

Tentunya mereka akan menyayangkan biaya karcis bioskop jika film tidak bagus itu ditinggalkan. Padahal, dia harus membuang waktu selama 3 jam tanpa bisa menikmatinya. 
Begitupun dalam trading dan investasi saham.

4. Jebakan Kebutaan

Jebakan kebutaan ini merupakan situasi di mana manusia tidak berupaya mencari konfirmasi  dan tidak melakukan apapun ketika menjelang situasi buruk yang akan datang padanya. 

Lalu, bagaimana implikasinya di dunia saham? ini terjadi kepada trader yang terpengaruh membeli saham tertentu hanya karena sekadar rekomendasi, tanpa melihat informasi lebih dalam dan memiliki trading plan yang matang.

Penutup

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua mengenai ulasan tentang Jebakan Psikologis yang Harus Dihindari Para Trader Saham, terimakasih sudah mengunjungi website kami.

You May Also Like

About the Author: Ranger Ungu

Leave a Reply

Your email address will not be published.